podiumnews.online Pasar smartphone kelas Rp 2 jutaan mengalami perubahan besar. Jika sebelumnya segmen ini identik dengan performa standar dan fitur terbatas, kini situasinya sangat berbeda. Banyak produsen berlomba menghadirkan chipset bertenaga, memori besar, serta fitur yang dulu hanya tersedia di kelas harga lebih tinggi.
Salah satu indikator yang sering dijadikan acuan adalah skor AnTuTu. Meski bukan satu-satunya tolok ukur kualitas, skor ini memberi gambaran kemampuan chipset dalam menjalankan game berat, multitasking, dan penggunaan jangka panjang. Menariknya, di kelas Rp 2 jutaan sudah ada ponsel yang mencatat skor ratusan ribu hingga mendekati 800 ribuan poin.
Selain performa mentah, deretan HP ini juga menawarkan layar AMOLED, refresh rate tinggi, baterai besar, dan konektivitas 5G. Kombinasi tersebut membuat HP kelas menengah terjangkau semakin layak dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan performa.
1. Nubia Neo 3 GT 5G
Nubia Neo 3 GT 5G menjadi salah satu sorotan utama di kelas harga ini. Smartphone ini dikenal membawa chipset dengan performa agresif yang mampu mencetak skor AnTuTu sangat tinggi untuk kelasnya. Kinerjanya terasa responsif saat digunakan bermain game berat maupun menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Selain performa, desain Nubia Neo 3 GT 5G juga menonjol dengan nuansa gaming yang kuat. Sistem pendinginan yang baik membantu menjaga stabilitas performa, sehingga tidak mudah mengalami penurunan kinerja saat digunakan dalam waktu lama.
2. Tecno Pova 7 5G
Tecno Pova 7 5G menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa dan daya tahan baterai. Chipset yang digunakan mampu memberikan skor AnTuTu tinggi, cukup untuk menjalankan berbagai game populer dengan pengaturan grafis menengah hingga tinggi.
Keunggulan utama Tecno Pova 7 5G terletak pada baterai berkapasitas besar. Dengan konsumsi daya yang relatif efisien, ponsel ini cocok untuk pengguna yang aktif sepanjang hari tanpa harus sering mengisi daya.
3. Tecno Spark 40 Pro+
Tecno Spark 40 Pro+ mencuri perhatian berkat desainnya yang premium. Di kelas Rp 2 jutaan, ponsel ini sudah menawarkan layar AMOLED curved yang biasanya ditemukan di segmen harga lebih mahal. Tampilan visual terasa tajam dan nyaman untuk konsumsi multimedia.
Dari sisi performa, Tecno Spark 40 Pro+ tidak bisa dianggap remeh. Skor AnTuTu yang tinggi membuatnya mampu menangani multitasking dan game kasual hingga menengah dengan lancar. Kombinasi desain dan performa menjadi daya tarik utama ponsel ini.
4. Infinix Hot 60 Pro+
Infinix Hot 60 Pro+ dikenal sebagai salah satu HP dengan performa paling agresif di kelas harga terjangkau. Chipset yang digunakan mampu mencatat skor AnTuTu mendekati angka tertinggi di segmen Rp 2 jutaan.
Selain performa, Infinix Hot 60 Pro+ juga menawarkan RAM dan penyimpanan internal yang besar. Hal ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih mulus, terutama bagi pengguna yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus.
5. Poco M7 Pro 5G
Poco M7 Pro 5G melanjutkan reputasi Poco sebagai brand yang fokus pada performa. Smartphone ini hadir dengan chipset yang terkenal stabil dan efisien, menghasilkan skor AnTuTu yang kompetitif.
Poco M7 Pro 5G cocok untuk pengguna yang menginginkan performa konsisten tanpa banyak gimmick. Optimalisasi sistem yang baik membuat pengalaman gaming dan penggunaan harian terasa ringan dan responsif.
6. Infinix Note 50X 5G+
Infinix Note 50X 5G+ menawarkan kombinasi layar besar dan performa kuat. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang gemar menonton video, bermain game, atau bekerja langsung dari smartphone.
Chipset yang digunakan mampu memberikan skor AnTuTu tinggi dengan konsumsi daya yang terkontrol. Ditambah dukungan jaringan 5G, Infinix Note 50X 5G+ terasa future-proof untuk penggunaan jangka panjang.
7. Nubia Neo 3 5G
Nubia Neo 3 5G menjadi versi yang lebih terjangkau dari varian GT, namun tetap menawarkan performa yang sangat kompetitif. Skor AnTuTu-nya masih berada di atas rata-rata HP Rp 2 jutaan lainnya.
Desain yang ergonomis dan fokus pada pengalaman gaming membuat Nubia Neo 3 5G cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membayar lebih mahal.
Skor AnTuTu Bukan Segalanya, Tapi Tetap Penting
Meski skor AnTuTu sering dijadikan patokan, pengguna tetap perlu mempertimbangkan faktor lain seperti kualitas layar, daya tahan baterai, kamera, dan dukungan software. Namun, skor tinggi menunjukkan bahwa chipset mampu bekerja efisien dalam berbagai skenario penggunaan.
Di kelas Rp 2 jutaan, kehadiran HP dengan skor AnTuTu mendekati 800 ribuan menjadi bukti bahwa persaingan semakin ketat. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan dengan nilai yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Kesimpulan
HP Rp 2 jutaan kini tidak lagi identik dengan performa pas-pasan. Tujuh smartphone di atas membuktikan bahwa dengan budget terbatas, pengguna tetap bisa mendapatkan performa tinggi, fitur modern, dan pengalaman penggunaan yang memuaskan.
Bagi pengguna yang mengutamakan gaming, multitasking, dan ketahanan jangka panjang, daftar ini bisa menjadi referensi kuat sebelum membeli. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, segmen Rp 2 jutaan menjadi salah satu kelas paling menarik di pasar smartphone saat ini.

Cek Juga Artikel Dari Platform festajunina.site
