podiumnews.online Industri smartphone kembali memasuki fase menarik, terutama dalam inovasi kamera depan. Setelah bertahun-tahun desain kamera selfie cenderung stagnan, kini muncul kabar bahwa produsen ponsel asal China mulai mengeksplorasi pendekatan baru.
Huawei dan Oppo disebut tengah menyiapkan teknologi kamera depan yang mirip dengan fitur yang akan hadir di iPhone 17. Keduanya dikabarkan mempertimbangkan penggunaan sensor selfie berbentuk kotak.
Jika rumor ini benar, maka perubahan desain sensor kamera depan bisa menjadi salah satu tren besar berikutnya di dunia ponsel flagship.
Huawei dan Oppo Disebut Jadi yang Paling Awal
Huawei dan Oppo termasuk dua merek yang sering dikenal agresif dalam inovasi kamera. Mereka sudah lama bersaing di segmen fotografi mobile, baik lewat sensor besar, teknologi AI, hingga kerja sama dengan brand kamera ternama.
Kini, keduanya disebut sedang mengeksplorasi bentuk sensor kamera depan yang tidak biasa. Sensor ini digambarkan berbentuk kotak, berbeda dari kamera selfie konvensional yang lebih memanjang.
Kabar ini pertama kali muncul dari bocoran tipster populer Digital Chat Station. Ia menyebut bahwa Oppo dan Huawei sedang menguji pendekatan baru untuk pengalaman selfie yang lebih fleksibel.
Terinspirasi dari Fitur “Center Stage” Apple
Teknologi kamera depan berbentuk kotak ini sebelumnya diperkenalkan Apple lewat fitur yang disebut “Center Stage” pada iPhone 17.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil foto atau video dalam berbagai orientasi, baik lanskap maupun potret. Meski posisi ponsel berubah, subjek tetap berada di tengah frame.
Artinya, kamera depan dapat menangkap area lebih luas tanpa harus memaksa pengguna memutar perangkat. Ini memberikan pengalaman yang lebih praktis, terutama untuk video call atau konten kreator.
Konsep inilah yang kini disebut mulai menarik perhatian Huawei dan Oppo.
Apa Bedanya Sensor Kotak dengan Kamera Selfie Saat Ini?
Sebagian besar kamera depan smartphone saat ini menggunakan sensor dengan rasio aspek standar, seperti 4:3 atau 3:2. Bentuknya biasanya persegi panjang.
Konsekuensinya, pengguna harus menyesuaikan orientasi ponsel jika ingin hasil foto lebih lebar atau lebih tinggi.
Jika ingin selfie lebih luas, ponsel harus diputar ke mode lanskap. Jika ingin hasil vertikal untuk story atau reels, maka mode potret digunakan.
Dengan sensor kotak, area tangkapan kamera bisa lebih seimbang. Pengguna bisa mendapatkan fleksibilitas framing yang lebih besar tanpa banyak penyesuaian posisi.
Selfie dan Video Call Bisa Jadi Lebih Fleksibel
Perubahan desain kamera depan ini bukan sekadar estetika. Dampaknya bisa besar untuk penggunaan sehari-hari.
Dalam video call, misalnya, pengguna sering berpindah posisi atau mengubah orientasi ponsel. Dengan sensor yang lebih fleksibel, wajah pengguna tetap bisa berada di tengah tanpa harus mengatur ulang kamera.
Bagi kreator konten, sensor kotak juga memberi keuntungan. Mereka bisa merekam video vertikal dan horizontal dari satu sumber yang sama, lalu melakukan crop dengan lebih mudah tanpa kehilangan banyak detail.
Ini membuat kamera depan terasa lebih modern dan adaptif.
Persaingan Inovasi Kamera Smartphone Makin Ketat
Huawei dan Oppo bukan pemain baru dalam kompetisi kamera. Huawei dikenal dengan teknologi fotografi flagship yang kuat sejak era P Series. Oppo juga terus mendorong inovasi lewat seri Find dan kerja sama dengan Hasselblad.
Jika kedua merek ini benar-benar mengadopsi sensor kotak pada kamera depan, maka persaingan dengan Apple dan Samsung bisa semakin menarik.
Inovasi kamera depan sering kali menjadi nilai jual utama, terutama karena selfie dan video kini menjadi bagian besar dari aktivitas digital.
Smartphone bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga kamera utama bagi banyak orang.
Masih Tahap Eksplorasi, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Meski bocoran ini terdengar menjanjikan, perlu dicatat bahwa Huawei dan Oppo belum memberikan konfirmasi resmi. Informasi yang beredar masih sebatas rumor dari tipster industri.
Namun, rumor seperti ini sering menjadi petunjuk awal arah inovasi yang sedang diuji di laboratorium perusahaan.
Jika teknologi ini benar-benar siap, kemungkinan besar akan diperkenalkan pada generasi flagship berikutnya.
Pengumuman resmi biasanya muncul mendekati peluncuran perangkat baru.
Masa Depan Kamera Depan Bisa Lebih Dinamis
Kamera depan selama ini sering dianggap hanya pelengkap. Fokus utama biasanya ada pada kamera belakang. Namun, tren digital saat ini membuat kamera selfie semakin penting.
Video call, meeting online, live streaming, hingga konten TikTok dan Instagram membuat kamera depan menjadi fitur utama.
Karena itu, inovasi seperti sensor kotak bisa menjadi langkah besar. Kamera depan tidak lagi hanya soal megapixel, tetapi juga soal fleksibilitas dan pengalaman pengguna.
Huawei dan Oppo Bisa Jadi Penentu Tren Baru
Jika Huawei dan Oppo benar-benar lebih dulu menerapkan teknologi ini, keduanya bisa menjadi penentu tren baru dalam desain kamera depan.
Persaingan smartphone flagship kini tidak hanya soal performa, tetapi juga soal kreativitas fitur kamera.
Sensor kotak dan framing fleksibel bisa menjadi standar baru di masa depan. Pengguna pun akan mendapat pengalaman selfie dan video yang lebih praktis.
Dengan inovasi ini, dunia smartphone kembali menunjukkan bahwa kamera masih menjadi medan utama dalam persaingan teknologi.

Cek Juga Artikel Dari Platform faktagosip.web.id
