JBL Ramaikan CES 2026 dengan Produk Audio Terbaru
Ajang Consumer Electronics Show atau CES 2026 kembali menjadi panggung utama bagi produsen teknologi dunia untuk memamerkan inovasi terbarunya. Tidak hanya produsen PC, chipset, atau televisi, sektor audio wearable juga mencuri perhatian besar di pameran tahun ini.
Salah satu merek yang tampil menonjol adalah JBL. Pada CES 2026, JBL resmi meluncurkan tiga varian earbuds terbaru, yakni Soundgear CLIPS, Sense Pro, dan Sense Lite. Ketiganya membawa pendekatan desain open-ear, peningkatan kualitas audio, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI.
Peluncuran ini menegaskan fokus JBL untuk menghadirkan perangkat audio yang tidak hanya mengutamakan kualitas suara, tetapi juga kenyamanan dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.
Arah Baru JBL: Open-Ear dan Audio Adaptif
Dalam beberapa tahun terakhir, tren earbuds mulai bergeser ke desain open-ear. Desain ini memungkinkan pengguna tetap mendengar suara lingkungan tanpa harus melepas earbuds, sehingga lebih aman untuk aktivitas luar ruang dan penggunaan jangka panjang.
JBL tampaknya membaca tren ini dengan serius. Ketiga earbuds yang diperkenalkan di CES 2026 sama-sama mengusung konsep open-ear, namun menyasar segmen pengguna yang berbeda. Mulai dari pemakaian kasual, pengguna aktif, hingga audiophile yang menginginkan kualitas suara lebih tinggi.
Pendekatan ini memperlihatkan strategi JBL dalam memperluas ekosistem audio wearable mereka.
JBL Soundgear CLIPS: Desain Klip untuk Pemakaian Santai
Model pertama yang diperkenalkan adalah JBL Soundgear CLIPS. Earbuds ini tampil dengan desain unik berupa klip pengait telinga, yang melingkari daun telinga layaknya manset.
Desain tersebut dirancang untuk kenyamanan penggunaan harian, seperti bekerja, berjalan santai, atau aktivitas ringan. Karena tidak masuk ke liang telinga, pengguna tetap dapat mendengar suara sekitar secara alami.
Dari sisi audio, Soundgear CLIPS dibekali teknologi JBL OpenSound berbasis konduksi suara. Driver dynamic berukuran 11 mm dipadukan dengan algoritma Adaptive Bass Boost, yang diklaim mampu meningkatkan performa bass meski desainnya terbuka.
AI untuk Panggilan Suara dan Daya Tahan Soundgear CLIPS
Soundgear CLIPS juga dilengkapi algoritma AI yang berfungsi mengisolasi dan memperjelas suara pengguna saat melakukan panggilan di lingkungan bising. Teknologi ini membantu menjaga kualitas komunikasi, terutama di area publik.
Untuk konektivitas, earbuds ini mendukung Bluetooth 5.4, memberikan koneksi yang stabil dan efisien daya. Daya tahan baterainya mencapai 8 jam pemakaian di earbuds, dan hingga 24 jam dengan charging case.
Selain itu, Soundgear CLIPS telah mengantongi sertifikasi IP54, yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air.
JBL Sense Pro: Open-Ear Premium dengan Audio Bertenaga
Naik ke kelas lebih tinggi, JBL memperkenalkan JBL Sense Pro. Model ini ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kualitas audio maksimal tanpa kehilangan kesadaran lingkungan.
Sense Pro dibekali driver besar 16,2 mm, ukuran yang jarang ditemukan pada earbuds open-ear. JBL juga menyematkan dukungan Hi-Res Audio Wireless, menandakan kualitas suara yang lebih detail dan dinamis.
Meski mengusung desain terbuka, JBL mengklaim performa bass tetap bertenaga berkat optimalisasi Adaptive Bass Boost khusus untuk Sense Pro.
Konektivitas Modern dan Baterai Panjang di Sense Pro
Sense Pro menggunakan Bluetooth 6.0, generasi terbaru yang menawarkan latensi lebih rendah dan efisiensi lebih baik. Earbuds ini juga mendukung Fast Pair serta koneksi dua arah, memudahkan perpindahan antar perangkat.
Salah satu keunggulan utama Sense Pro adalah daya tahan baterai. Dengan charging case, total pemakaian diklaim bisa mencapai 38 jam, angka yang tergolong sangat kompetitif di kelas earbuds open-ear premium.
Model ini jelas menyasar pengguna aktif dan profesional yang membutuhkan earbuds dengan performa tinggi.
JBL Sense Lite: Opsi Lebih Terjangkau untuk Pengguna Umum
Melengkapi dua model di atas, JBL juga menghadirkan JBL Sense Lite. Varian ini ditujukan untuk pengguna yang menginginkan earbuds open-ear dengan harga lebih ramah.
Sense Lite tetap membawa DNA desain open-ear khas JBL, namun dengan spesifikasi yang lebih sederhana. Driver yang digunakan lebih kecil dibanding Sense Pro, tetapi tetap mengandalkan tuning suara JBL yang seimbang.
Model ini juga dilengkapi fitur AI dasar untuk peningkatan kualitas panggilan, serta konektivitas Bluetooth generasi terbaru.
Peran AI dalam Earbuds JBL Generasi Terbaru
Ketiga earbuds terbaru JBL sama-sama memanfaatkan pemrosesan berbasis AI, terutama untuk peningkatan kualitas panggilan suara. AI digunakan untuk memisahkan suara pengguna dari kebisingan sekitar secara lebih akurat.
Pendekatan ini sejalan dengan tren industri audio modern, di mana AI tidak hanya berfungsi sebagai noise reduction, tetapi juga sebagai sistem adaptif yang menyesuaikan karakter suara dengan kondisi lingkungan.
Bagi pengguna, hasil akhirnya adalah pengalaman audio yang lebih konsisten dan nyaman.
Strategi JBL di Pasar Wearable Audio
Dengan menghadirkan Soundgear CLIPS, Sense Pro, dan Sense Lite, JBL membagi pasar secara jelas. CLIPS menyasar pemakaian kasual, Sense Lite berada di segmen menengah, sementara Sense Pro menjadi flagship open-ear.
Strategi ini memungkinkan JBL menjangkau lebih banyak konsumen tanpa saling bertabrakan antar produk.
Peluncuran di CES 2026 juga menandakan bahwa ketiga earbuds ini diproyeksikan untuk pasar global sepanjang tahun 2026.
Ketersediaan dan Harapan Pasar
Hingga pameran CES 2026, JBL belum mengumumkan harga resmi dan tanggal rilis detail untuk masing-masing model. Namun, produk yang diperkenalkan di CES umumnya mulai tersedia beberapa bulan setelah pameran.
Pasar Asia, termasuk Indonesia, diperkirakan menjadi salah satu target utama mengingat tingginya minat terhadap wearable audio.
Penutup
Peluncuran tiga earbuds baru JBL di CES 2026 menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengembangkan teknologi open-ear audio. Dengan desain ergonomis, dukungan AI, konektivitas modern, dan daya tahan baterai panjang, ketiga model ini menawarkan pilihan yang beragam sesuai kebutuhan pengguna.
Soundgear CLIPS unggul di desain kasual, Sense Pro tampil sebagai opsi premium, dan Sense Lite menjadi alternatif lebih terjangkau. Rangkaian ini berpotensi memperkuat posisi JBL di pasar audio wearable global sepanjang 2026.
Baca Juga : POCO M8 Pro Resmi: Baterai 6500 mAh & Layar AMOLED
Cek Juga Artikel Dari Platform : musicpromote

